Profil Ma'had Al-Jami'ah

PROFIL 

MA’HAD AL JAMI’AH IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK 

BANGKA BELITUNG

 

Pada tanggal 18 Oktober 2004, STAI YPIB resmi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 93 Tahun 2004. Dengan demikian, STAIN SAS Babel menjadi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dan Perguruan Tinggi Negeri yang pertama dan satu-satunya di Babel.

Setelah Keppres No. 93/2004 keluar, sebagai pedoman operasional, pada tanggal 3 Januari 2005, dikeluarkan Surat Keputusan tentang Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua STAIN SAS Babel dan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 2 Tahun 2005 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja STAIN SAS Babel. Berdasarkan SK dan KMA tersebut, dilakukan acara Serah-Terima dari Ketua STAI YPIB dan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam ke Pjs. Ketua STAIN pada tanggal 10 Januari 2005 yang secara yuridis dan de facto, menjadi start resmi operasional STAIN SAS Babel. Dengan demikian, semua aset STAI YPIB secara otomatis menjadi asset STAIN SAS Babel, termasuk mahasiswa dengan jumlah 363 orang, baik mahasiswa STAI di Mentok maupun di Belitung.

Pada tahun 2008, dikarenakan kampus lama yang tidak lagi mampu menampung jumlah mahasiswa dan tidak lagi kondusif bagi aktivitas, kampus STAIN SAS Babel dipindahkan ke kampus baru yang berada di Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pada saat perpindahan, kampus yang dibangun dengan format Student Village and Community Development (format terpadu: dosen, karyawan, dan mahasiswa tinggal dalam satu kawasan kampus) tersebut masih dalam kondisi seadanya. Saat itu, bangunan yang dapat langsung dipakai hanyalah 1 buah Gedung Perpustakaan 2 lantai, 1 buah Gedung Kuliah 2 lantai (Gedung Kuliah Jurusan Dakwah sekarang), dan 1 buah Gedung Laboratorium Bahasa (Gedung Ubinsa). Sedangkan Gedung Rektorat belum selesai sehingga operasional pimpinan dan administrasi dipusatkan di Gedung Perpustakaan lantai II.

Dalam perjalanannya, STAIN SAS Babel tidak lagi menyelenggarakan Program Diploma II dan hanya fokus pada Program Sarjana Strata 1. Akan tetapi, untuk memfasilitasi keinginan banyak pihak, selain diselenggarakan Program Regular, juga diselenggrakan Program Nonregular dan Alih Status dari D2/D3 ke S1. Seiring dengan penetapan Sertifikasi Guru dalam Jabatan, maka STAIN SAS Babel berinisiatif menyelenggarakan Program Kualifikasi, yakni untuk memfasilitasi para guru yang belum berpendidikan S1. Program ini diselenggarakan berkerja sama dengan Kantor Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, dan Pemerintah Daerah.

Sepanjang perjalanannya, STAIN SAS Babel sudah beberapa kali berganti pucuk pimpinan (Ketua). STAIN SAS Babel pertama kali dipimpin oleh Drs. Janawi, M.Ag yang ditunjuk menjadi Pejabat Sementara (Pjs.). Selanjutnya, berdasarkan hasil pemilihan, Drs. Buswatin Abdullah dimandatkan memimpin STAIN SAS Babel untuk Periode 2005–2009. Dalam perjalanannya, pada bulan Juni 2007, Drs. Buswatin Abdullah meninggal dunia akibat sakit, jabatan ketua digantikan oleh Drs. Zulkifli, MA sebagai pengganti sementara. Sesuai dengan tugasnya selaku Pgs., meskipun sempat tertunda beberapa lama, proses penjaringan dan pemilihan ketua definitif berlangsung sejak akhir 2009. Setelah melalui proses panjang dan “menegangkan”, terpilihlah Prof. Dr. H. Imam Malik, M.Ag sebagai ketua definitif periode 2010–2014, namun di tengah perjalanan (tahun 2013), dibebastugaskan dari jabatan ketua oleh Menteri Agama dan digantikan oleh Dr. Zayadi, M.Ag. 

Selanjutnya, Dr. Zayadi, M.Ag selaku pejabat pengganti sementara (Pgs.) kemudian terpilih menjadi calon Ketua STAIN SAS Babel definitif untuk periode 2014-2018 setelah berakhirnya periode jabatan ketua definitif sebelumnya. Setelah Ketua STAIN SAS Babel dilantik tanggal 7 Januari 2015, pada tanggal 2 Maret 2015, Ketua STAIN melantik Wakil-Wakil Ketua, yaitu Drs. H. Janawi, M.Ag sebagai Wakil Ketua bidang Akademik dan Pengembangan, Dr. Hadarah sebagai Wakil Ketua bidang Administrasi dan Keuangan, dan Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag sebagai Wakil Ketua bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama.

Pada Tahun 2018 STAIN beralih status menjadi IAIN, Dr. Zayadi, M.Ag kembali melanjutkan kepemimpinan sebagai Rektor IAIN SAS Bangka Belitung. Kemudian dilantik Wakil-Wakil Rektor, yaitu Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag sebagai Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan, Prof.Dr.H. Hatamar, M.Ag. sebagai Wakil Rektor bidang Administrasi dan Keuangan, dan Dr. H. Janawi, M.Ag sebagai Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama.

Pembanggunan Asrama Mahasiswa ini dimulai pada tahun 2012 dengan menggunakan Aggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2012 dengan Nomor DIPA: SP DIPA -0004091-01.1.01/00/2012 dengan  IMB Nomor: 188.45/648/29.2/PU.KAB/2013.  Luas area pembanggunan Asrama Mahasiswa adalah 156.207 meter persegi dengan jumlah lantai banggunan 3 lantai. Pada Tahun 2017 diterbit Surat Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung No.050/Sti.14/KS.01.1/01/2017 tanggal 31 Januari 2017 tentang Pernyataan Pemerintah Barang Milik Negara Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA); yaitu rumah susun untuk asrama mahasiswa yang diperuntukan untuk mahasiswa putri.  Kemudian pada tahun 2020 ditetapkan  lah  Penetapan Status  Pengguna Rusunawa  yang sekarang menjadi Unit Pelaksana  Teknis (UPT)  Ma'had Al Jami'ah yang pada masa itu di jabat oleh Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung  Dr. Zayadi, M. Ag .  Untuk pelaksanaan kegiatan UPT diangkat lah Kepala Ma'had Al Jami'ah yang pertama yaitu Muhamad Edy Waluyo, M.S.I  (Priode 2018-2022). Kemudian seiring dengan pergantian batas waktu tugas di angkat lah kepala Ma'had Al Jami'ah periode yang kedua yang dijabat oleh H. Winarno, M.H.I.,C.Med  dari  tahun 2022 sampai dengan sekarang.