Petaling - Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1447 Hijriah, Ma’had Al-Jami’ah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar malam peringatan 1 Muharram dengan tema: "Jadikan Momentum Tahun Baru Islam 1447 H / 2025 M sebagai Wadah Mempererat Persaudaraan dan Kepedulian", Senin malam (30/06/2025), bertempat di Halaman depan Ma’had Al-Jami’ah.
Acara ini dihadiri oleh Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaa, Kepala Ma’had Al-Jami’ah, jajaran pengelola Ma’had, seluruh mahasantri Ma’had Al-Jami’ah, serta puluhan Mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung. Rangkaian kegiatan ini bagian dari kegiatan Yasinan tiga kali dan do’a bersama yang sudah dilaksanakan pada Kamis malam lalu (26/06/2025).
Kegiatan ini diisi dengan penampilan pidato dari beberapa Mahasantri, tausiyah tahun baru hijriyah yang disampaikan oleh Ustadz Dede Irham, S. Ud., dan hiburan berupa penampilan dari tim Hadroh Mahasantri.
Rektor: Bangga dengan Sinergi dan Semangat Mahasantri
Dalam sambutannya, Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.S.I., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan malam peringatan 1 Muharram 1447 H yang berlangsung penuh semangat, kekeluargaan, dan nilai-nilai keislaman.
"Saya merasa bangga dan terharu melihat Kerjasama serta semangat seluruh keluarga besar Ma’had Al-Jami’ah dalam menyambut tahun baru Islam. Selain dari kerjsama,kegiatan ini bagian dari proses menuntut ilmu. Ini menunjukkan bahwa nilai ukhuwah dan kepedulian bukan hanya slogan, tetapi telah menjadi budaya yang tumbuh di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah," ujar beliau dalam sambutannya.
Rektor juga berharap agar semangat tahun baru ini menjadi pemicu bagi seluruh sivitas akademika IAIN SAS Bangka Belitung untuk terus berinovasi dan menjaga nilai-nilai spiritualitas dalam kehidupan kampus.
Kepala Ma’had: Tahun Baru sebagai Momentum Muhasabah dan Peningkatan Layanan
Kepala Ma’had Al-Jami’ah, Ustadz H. Winarno, M.H.I., C.Med., dalam laporannya menyampaikan kilas balik kegiatan Ma’had Al-Jami’ah selama tahun 1446 H dan rencana pengembangan di tahun 1447 H.
"Alhamdulillah, Ma’had Al-Jami’ah telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti pembinaan Tahsin dan Tahfidz, kajian kitab keagamaan dan bahasa, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Tahun ini kami juga melakukan pengadaan infrastruktur seperti Pembangunan kamar mandi agar para orang tua atau tamu tidak perlu ke kamar mandi dalam. Tetapi perlu digaris bawahi pengadaan ini menggunakan dana Mahasantri sendiri pak Rektor, harapannya untuk perawatan atau perbaikan nanti bisa menggunakan APBN" ungkap Kepala Ma’had dalam sambutannya.
Beliau menambahkan bahwa tahun baru ini akan dijadikan momentum untuk memperkuat budaya spiritual dan sosial di kalangan Mahasantri dan Mahasiswa.
"Kami ingin menjadikan Ma’had Al-Jami’ah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga pusat pembentukan karakter, cinta ilmu, dan kepedulian sosial," tuturnya.

Acara selanjutnya yaitu penyampaian ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Dede Irham, S. Ud., Dalam ceramahnya yang disampaikan dengan penuh semangat dan kehangatan, Ustadz Dede mengajak seluruh mahasantri dan civitas akademika Ma’had untuk memaknai pergantian tahun hijriah sebagai saat yang tepat untuk bermuhasabah diri, memperkuat nilai persaudaraan dan membangkitkan kembali kepedulian sosial di tengah kehidupan sehari-hari.
“Tahun baru Islam bukan sekadar pergantian angka, tetapi harus menjadi waktu yang membuka hati kita untuk saling mendekatkan diri kepada Allah dan sesama. Mari kita perkuat ikatan persaudaraan, saling menyayangi, dan saling membantu,” tutur beliau.
Beliau juga mengajak para Mahasantri dan Mahasiswa untuk menumbuhkan sikap saling peduli, tidak acuh terhadap teman yang sedang kesusahan, dan membangun lingkungan Ma’had yang penuh kasih sayang dan empati.
Ceramah tersebut mendapat sambutan antusias dari para Mahasantri dan Mahasiswa. Suasana menjadi penuh refleksi dan semangat, menandai malam tahun baru Islam sebagai momen yang tidak hanya dirayakan secara simbolik, tetapi juga membawa makna spiritual dan sosial yang mendalam.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan di tahun baru 1447 Hijriah.Melalui kegiatan ini, Ma’had Al-Jami’ah berkomitmen menjadikan setiap momen keagamaan sebagai sarana pembinaan akhlak, ukhuwah, dan kepedulian sosial yang nyata.
Sumber : H. Winarno, M.H.I., C.Med.