Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Babel Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda 2025: Berkarakter, Berilmu, dan Berakhlak

avatar Umi Habibah
Umi Habibah

62 x dilihat
Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Babel Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda 2025: Berkarakter, Berilmu, dan Berakhlak

Bangka - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berperan aktif sebagai petugas utama dalam pelaksanaan upacara bendera yang digelar di halaman Gedung Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung pada Selasa pagi (28/10/2025).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan, diikuti oleh Rektor IAIN SAS Bangka Belitung Dr. Irawan, M.Si., para Wakil Rektor, jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa dan mahasantri. Bertindak sebagai petugas upacara adalah Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah, mulai dari komandan, pembaca teks Sumpah Pemuda, protokol, hingga pembaca doa.

Keterlibatan Mahasantri dalam kegiatan ini memiliki tujuan penting, yakni menanamkan nilai-nilai nasionalisme, disiplin, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial di kalangan santri kampus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menguatkan karakter kebangsaan dan menegaskan bahwa santri dan mahasiswa Islam memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan serta membangun peradaban bangsa yang berakhlak dan berilmu.

 

Dalam amanatnya, Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momen penting bagi seluruh mahasiswa dan mahasantri untuk merenungkan kembali semangat persatuan dan pengabdian pemuda Indonesia pada tahun 1928.

“Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar teks sejarah, tetapi semangat abadi untuk menyatukan bangsa. Di tangan para pemuda, termasuk mahasantri kita hari ini, masa depan Indonesia ditentukan,” ujar beliau.

Dr. Irawan, M.SI., juga menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, yakni menjadi generasi yang kreatif, produktif, dan menjunjung tinggi nilai toleransi serta integritas moral.

“Kita hidup di era digital dan globalisasi yang penuh tantangan. Maka, pemuda masa kini harus menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan dan keilmuan. Mahasiswa harus menjadi contoh dalam hal kedisiplinan, keilmuan, dan akhlak,” tegasnya.

Rektor juga memberikan apresiasi kepada Ma’had Al-Jami’ah atas kontribusinya dalam membentuk karakter mahasiswa yang berjiwa santri, berakhlak mulia, dan memiliki nasionalisme kuat. Beliau berharap, sinergi antara nilai akademik dan nilai spiritual yang dibangun di Ma’had Al-Jami’ah dapat terus menjadi fondasi pembentukan insan akademis yang unggul dan berkarakter.

Selesai upacara, Kepala Ma’had Al-Jami’ah, Ustadz H. Winarno, M.H.I., C.Med., dalam wawancaranya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas dedikasi Mahasantri yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin serta yang sudah bersungguh-sungguh dalam berlatih untuk mempersiapkan semuanya.

“Menjadi petugas upacara bukan sekadar menjalankan tugas teknis, tetapi merupakan latihan nyata untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, jiwa kepemimpinan, dan solidaritas,” ujarnya.

Beliau menekankan bahwa semangat Hari Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi bagi Mahasantri untuk menyatukan semangat keislaman dan kebangsaan.

“Mahasantri harus mampu membuktikan bahwa menjadi santri bukan berarti tertinggal, tetapi justru menjadi pelopor perubahan. Jadilah santri yang unggul dalam ilmu, tangguh dalam iman, dan kuat dalam karakter. Itulah bentuk modernisasi santri sejati,” tambahnya.

Ustadz Winarno juga berpesan agar Mahasantri senantiasa menjaga nama baik Ma’had Al-Jami’ah dan kampus dengan menunjukkan sikap disiplin, adab yang baik, dan semangat belajar yang tinggi.

“Hari ini kalian menjadi petugas upacara, besok kalianlah petugas bangsa. Maka latihlah diri sejak dini untuk menjadi pemimpin yang berilmu dan berakhlak,” tutup beliau dengan penuh harapan.

Upacara Hari Sumpah Pemuda 2025 di IAIN SAS Bangka Belitung ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga momentum pembentukan karakter dan semangat kebangsaan di kalangan Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah.

Dengan penuh khidmat dan kebanggaan, Mahasantri telah membuktikan bahwa semangat persatuan, keilmuan, dan nilai kesantrian dapat berpadu indah dalam wujud pengabdian nyata bagi kampus dan bangsa.

Sebagaimana semangat Sumpah Pemuda 1928 yang menyatukan perbedaan demi Indonesia, Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah hari ini turut menegaskan bahwa “Bersatu, Berkarakter, dan Berkontribusi” adalah jalan terbaik untuk membangun Indonesia yang lebih beradab dan bermartabat.