MATAHARI (Masa Ta’aruf Mahasantri) 2024 sebagai momentum solidaritas Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Bangka Belitung

avatar Umi Habibah
Umi Habibah

230 x dilihat
MATAHARI (Masa Ta’aruf Mahasantri) 2024 sebagai momentum solidaritas Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Bangka Belitung





 

Kamis, 15 Agustus 2024 Mudabbirah Ma’had Al-Jami’ah mengawali rangkaian acara penyambutan mahasantri baru atau yang lebih dikenal dengan istilah MATAHARI (Masa Ta’aruf Mahasantri). Kegiatan Matahari 2024 mengusung tema “Menjadikan Mahasantri sebagai Agen Perubahan dan Generasi Islam Penerus Bangsa”.

Kegiatan Matahari bertujuan untuk memperkenalkan Mahasantri baru pada lingkungan Ma’had Al-Jami’ah, nilai-nilai kemahasantrian, serta norma dan aturan yang berlaku di Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Bangka Belitung.

Selain itu, melalui kegiatan Matahari ini para Mahasantri baru diharapkan dapat beradaptasi dengan suasana baru, baik dari segi lingkungan baru, teman-teman baru, maupun pembelajaran baru yang akan ditempuh dalam masa satu tahun ajaran ke depan.

Acara ini dimulai dengan beberapa cabang lomba sekaligus memperingati HUT RI-79 yang diadakan pada Kamis-Jum’at, tanggal 15-16 Agustus 2024. Adapun beberapa perlombaan seperti lomba estapet bolesa, estapet balon, balap karung helm, kates koin, paku dalam botol, estapet kardus. Dari sepuluh cabang lomba ini, diambil tiga terbaik untuk menduduki kejuaraan. 

Rangkaian acara Matahari dilanjutkan pada Selasa, 20 Agustus 2024 pukul 08.00-12.00 WIB berisikan penyampaian materi dan asehat oleh Pengelola Ma’had H. Winarno, M.H.I., C.Med., Dra. Enita Sari, M.E., Musdalifah, M.A., Umi Habibah, M.Pd., Rifdah, M.H., Dinar Pratama, M.Pd. untuk seluruh Mahasantri. 

Acara ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh elemen pengelola dan mahasantri baru dan mahasantri lama. Tampak wajah-wajah mahasantri yang siap belajar dan berproses di Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Bangka Belitung yang berasal dari seluruh penjuru daerah Bangka Belitung. Harapannya kegiatan ini akan terjalin ikatan silaturahmi yang kuat antar semua mahasantri dengan para pengelola Ma’had.

Ustadz H.Winarno, M.H.I., C.Med., selaku Kepala Ma’had menuturkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Mahasantri baru yang memilih dan terpilih menjadi bagian dari keluarga besar Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Bangka Belitung. Selanjutnya dalam sambutannya beliau menyampaikan nilai-nilai moderasi kepada seluruh Mahasantri baru “Mahasantri itu dituntut untuk hidup sederhana dek, tujuannya apa? Agar rasa persaudaraan kalian itu bisa tumbuh, misalkan masak bareng-bareng satu lantai itu, biar hemat juga. Orang tua  itu banting tulang, kaki di kepala, kepala di kaki buat biaya kuliah kalian disini. Coba dibuat kesepakatan sama teman kamarnya, kalo semisal ini di atas meja ada kue, halal dimakan, jadi rasa toleransi kalian untuk memanusiakan manusia itu ada dek” ujarnya. Selanjutnya beliau berharap melalui Pengelola, Tim pengajar dan seluruh Mahasantri dapat mengasah kompetensi akademik, kepribadian, dan jiwa sosialnya.

Selanjutnya penyampaian nasihat dari Bunda Dra. Enita Sari, M.E. dan Ustadzah Musdalifah, MA, terkait dengan tatakrama kepada orang yang lebih tua, terkait dengan aturan-aturan di Ma’had, penegasan lebih dalam terkait dengan kesederhanaan yang harus dimiliki oleh Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah, serta penanaman rasa persaudaraan kepada sesama Mahasantri terutama dengan teman satu kamarnya. 

Penyampaian berikutnya oleh Ustadzah Umi Habibah, M.Pd dan Miss. Rifdah, M.H terkait dengan pengalaman yang sudah ditempuh selama menjadi Mahasiswa dan menjadi Santri guna menanamkan rasa semangat juang dalam menuntut ilmu di lingkungan IAIN SAS Bangka Belitung. Mereka berharap agar Mahasantri dapat berkomitmen tinggi serta haus akan pengalaman dan kegiatan positif untuk meningkatkan pengetahuan, bahasa, dan akhlak mahasantri.

Tak lupa Ustadz Dinar Pratama, M.Pd mengingatkan kepada seluruh mahasantri terkait dengan hak dan kewajibannya sebagai Mahasiswa yang menyantri di Ma’had Al-Jami’ah, sesuai dengan slogan mereka “Nyantri sambil Ngampus”. “Ada hak yang kalian dapatkan dan ada kewajiban yang harus kalian tunaikan di Ma’had Al-Jami’ah ini, jangan samakan dengan Mahasiswa di luar Ma’had, mereka selesai kuliah bisa lah nongkrong di Kafe, kalo kalian? Beda, ada kewajiban lain disini” tegasnya. 

Kemudian, menyempurnakan kegiatan Matahari kali ini adanya malam puncak yang menjadi rangkaian acara yang sangat ditunggu-tunggu Mahasantri. Pada Selasa malam, tanggal 20 Agustus 2024 di Aula Ma’had Al-Jami’ah adalah puncak acara yaitu pengumuman kejuaraan perlombaan Mahasantri, selain itu adanya penampilan pentas seni yang ditampilkan oleh sepuluh kelompok dari seluruh mahasantri. Kesepuluh kelompok tersebut menampilkan drama, tari zapin, drama biri-biri, tari melayu Nirmala, wonderland Indonesia, drama cabaret/musical, tari domba kuring, flash mob, dance Arabic, puisi berantai, an kreasi domba kuring.

Harapannya melalui rangkaian kegiatan Matahari ini dapat menumbuhkan jiwa solidaritas sesama Mahasantri, baik antar Mahasantri baru maupun Mahasantri lama.