Memulai Kajian di Awal Semester: Meningkatkan Semangat Belajar Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah Institut Agama Islam Negeri IAIN SAS Babel

avatar Umi Habibah
Umi Habibah

85 x dilihat
Memulai Kajian di Awal Semester: Meningkatkan Semangat Belajar Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah Institut Agama Islam Negeri IAIN SAS Babel

[Ma’had Al-Jami’ah Institut Agama Islam Negeri IAIN SAS Babel], [09 Februari 2025] – Memasuki awal semester Genap 2024/2-25, Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah mulai bersemangat dalam mengikuti kajian rutin guna memperdalam pemahaman mereka terhadap materi kajian.

 Kajian Ma’had Al-Jami’ah terbagi menjadi dua bidang yaitu bidang keagamaan dan bidang bahasa. Pertama, Bidang Keagamaan terdiri dari kajian Ta’limul Muta’allim yang diampu oleh Ustadz H. Winarno, M.H.I., C.Med., kajian Tafsir yang diampu oleh Ustadz Reno Ismanto, Lc., MIRKH., dan kajian Fiqh diampu oleh Ustadzah Umi Habibah, M.Pd. Bidang kedua yaitu bidang Bahasa, tediri dari Bimbingan Intensif Bahasa Arab yang diampu oleh Ustadzah Rifdah, M.H., dan bimbingan Intensif Bahasa Inggris yang diampu oleh Ustadzah Ana Yuliana, M.Pd.

“Iya, kajian pada Bidang Keagamaan dan Bahasa ini adalah kegiatan harian Mahasantri, untuk semester genap ini sudah dimulai pekan ini, jadi targetnya bulan Mei 2025 itu kita sudah bisa melaksanakan UAM (Ujian Kahir Ma’had). Ujar Kepala Ma’had, Ustadz H. Winarno, M.H.I., C.Med dalam memulai kajian pertamanya.

Kajian ini dilaksanakan di awal semester ini bertujuan untuk membangun pondasi yang kuat bagi mahasantri dalam menghadapi tantangan masyarakat ke depan.

Menurut salah satu Mahasantri, kajian di awal semester memberikan manfaat besar dalam membangun motivasi belajar. “Dengan mengikuti kajian ini, saya merasa lebih siap menghadapi perkuliahan karena mendapatkan wawasan baru serta strategi belajar yang lebih baik,” ujar Kinanti salah satu Mahasantri.

Dengan adanya kajian-kajian ini, diharapkan mahasantri lebih siap menghadapi semester baru dengan semangat yang lebih tinggi serta pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang akan dipelajari. Pengelola Ma’had juga terus berupaya menyediakan wadah untuk pengkajian ini guna mendukung perkembangan intelektual mahasantri.