Bangka – Pengelola Ma'had Al-Jami'ah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi Pengelola pada Jumat (24/7/2026) pukul 14.00 WIB di Ruang Kepala UPT Ma'had Al-Jami'ah. Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk menyusun arah kebijakan sekaligus memperkuat komitmen seluruh tim pengelola dalam meningkatkan kualitas pembinaan Mahasantri pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Rapat dipimpin oleh Kepala UPT Ma'had Al-Jami'ah Ustadz Winarno, M.H.I., C.Med bersama seluruh unsur pengelola yaitu Sekretaris, Pengasuh, dan seluruh Koordinator Bidang. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan dialog konstruktif dengan fokus utama pada penyusunan program pembinaan, penguatan sistem pengelolaan, serta perencanaan sejumlah kegiatan strategis yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan mendatang, yang mana Mahasiswa baru yang akan menjadi sasaran utama dalam Program Kema'hadan tersebut.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa arah pengembangan Ma'had Al-Jami'ah akan tetap berorientasi pada pembinaan karakter, penguatan kompetensi keagamaan, serta peningkatan kemampuan bahasa asing sebagai bekal Mahasiswa menghadapi tantangan akademik maupun sosial.
Tiga program utama yang menjadi prioritas pembinaan Program Kema'hadan ke depan meliputi Program Intensif Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, Program Tahsin dan Tahfidz Al-Qur'an, serta Program Ibadah Kemasyarakatan.
Program Intensif Bahasa Arab dan Bahasa Inggris akan terus diperkuat sebagai salah satu identitas pembinaan Ma'had. Melalui program ini, Mahasiswa baru diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi aktif dalam dua bahasa tersebut sehingga mendukung proses pembelajaran di kampus sekaligus memperluas wawasan keilmuan.
Sementara itu, Program Tahsin dan Tahfidz tetap menjadi ruh pembinaan keagamaan di lingkungan Kampus. Penguatan kualitas bacaan Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid serta peningkatan hafalan Al-Qur'an menjadi perhatian utama agar Mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat.
Adapun Program Ibadah Kemasyarakatan dirancang sebagai wadah pembentukan karakter sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa pengabdian, kepemimpinan, serta kemampuan Mahasiswa baru dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bentuk penataan kegiatan yang lebih efektif, rapat juga menetapkan jadwal pelaksanaan Program Kema'hadan pada pukul 07.00 hingga 08.45 WIB. Penjadwalan tersebut diharapkan mampu menciptakan ritme pembinaan yang lebih tertata sehingga seluruh program dapat berjalan secara optimal tanpa mengganggu aktivitas akademik Mahasiswa.
Selain membahas program pembinaan, Kepala UPT Ma'had Al-Jami'ah juga menekankan pentingnya membangun komitmen bersama di kalangan pengelola. Seluruh tim diminta untuk terus menjaga semangat kolaborasi, meningkatkan profesionalisme, serta memiliki visi yang sama dalam mengembangkan Ma'had Al-Jami'ah menjadi pusat pembinaan mahasiswa yang unggul dalam bidang keagamaan, akademik, karakter, dan kepemimpinan.
Komitmen tersebut dinilai menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan Ma'had, terutama seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan dan pembinaan bagi Mahasantri setiap tahunnya. Oleh karena itu, sinergi antarbidang menjadi faktor penting agar setiap program dapat terlaksana secara terukur, berkesinambungan, dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan Mahasantri.
Rapat koordinasi juga menghasilkan agenda strategis yang akan dilaksanakan pada September 2026, yakni Workshop Keprotokolan bagi pengelola dan Mahasantri. Kegiatan ini direncanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang keprotokolan, tata acara resmi, komunikasi publik, serta etika penyelenggaraan kegiatan.
Workshop tersebut diharapkan mampu membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengelola berbagai kegiatan akademik maupun kemahasiswaan secara profesional. Dengan demikian, Mahasantri tidak hanya memperoleh pembinaan keagamaan, tetapi juga memiliki kompetensi pendukung yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan dunia kerja.
Melalui rapat koordinasi ini, Pengelola Ma'had Al-Jami'ah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam sistem pembinaan. Seluruh program yang telah dirancang diharapkan dapat berjalan secara maksimal melalui kerja sama yang solid, komunikasi yang baik, serta semangat melayani Mahasantri dengan penuh dedikasi.
Dengan adanya arah kebijakan yang semakin jelas, Ma'had Al-Jami'ah optimistis mampu memperkuat perannya sebagai pusat pembinaan mahasiswa yang tidak hanya melahirkan insan berakhlak mulia dan berwawasan keislaman, tetapi juga memiliki kemampuan bahasa, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang tinggi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.